Sunday, February 1, 2009
9:05 PM

Akses file secara remote, beda antara linux dan windows

Beberapa waktu lalu ada pertanyaan di milis tanya-jawab@linux.or.id menanyakan editor teks yang memiliki kemampuan mengedit file remote secara langsung, baik lewat ftp maupun sftp. Pada tulisan ini saya tidak akan membahas aplikasi editor teksnya karena sudah dibahas di milis. Silahkan baca sendiri di arsip milis tersebut. Saya akan membahas perbedaan Windows dengan Linux tentang kemampuan mengedit file remote.

Sewaktu saya masih menggunakan Windows beberapa tahun yang lalu, saya memiliki kebutuhan yang sama, mengedit file remote secara langsung. Ada beberapa aplikasi teks editor yang memiliki kemampuan ini, dua diantaranya yang free adalah jEdit dan Notepad++.

Ketika akhirnya saya beralih penuh ke Ubuntu, saya mencari editor teks dengan kemampuan tersebut. Saya tidak menemukan fitur yang dimaksud di aplikasi teks editor, tetapi saya menemukan fitur yang jauh lebih hebat. Linux memiliki kemampuan me-mount direktori remote sehingga akses file bisa dilakukan secara transparan, seakan-akan file tersebut berada di lokal file sistem. Fitur ini belum saya temukan di Windows tanpa bantuan aplikasi third-party.

Linux memiliki fitur mount yang secara paradigma, sangat mumpuni. File sistem perlu di-mount ke dalam struktur file dibawah / . Dengan adanya FUSE, berbagai file sistem baru bisa dibuat dengan mudah. saat ini gmail, flick, bahkan amazon s3 sudah ada driver FUSE-nya, sehingga bisa di-mount dan diakses dengan mudah.

Windows sebaliknya masih memiliki arsitektur sistem yang sama semenjak versi awalnya. Windows hanya perduli dengan file dan direktori lokal. Mapping direktori lewat jaringan hanya mendukung protokol SMB dan DAV. Dukungan akses ftp dan sftp menjadi drive letter tidak tersedia di level OS, sehingga perlu disediakan oleh aplikasi.

Saya sangat puas dengan fitur-fitur Ubuntu. Tak ada lagi alasan saya untuk menggunakan Windows, kecuali untuk beberapa hal tertentu, dan ini bisa saya lakukan lewat VirtualBox. Ubuntu telah menjadi platform ideal saya untuk semua hal yang bisa saya lakukan lewat komputer.

0 comments:

Post a Comment