Thursday, August 1, 2013
8:00 AM

Sistem Aman Vs. Sistem Nyaman

Sedikit geli sebenarnya jika menulis topik ini. Alasannya, karena banyak sekali orang mendambakan sebuah keamanan sekaligus mengharapkan kenyamanan diwaktu yang bersamaan. Padahal 2 hal tersebut sangat bertolak belakang satu sama lain. 2 hal ini seperti menjadi 2 kubu yang tidak bisa disatukan dalam satu arah. Dimana kita menginginkan aman maka tidak terhindarkan kita akan kehilangan kenyamanan kita. Saya perjelas dengan bahasa yang lebih sederhana.
Bayangkan didalam kamar kita terdapat sebuah brankas yang berisi tumpukan emas batangan, brankas tersebut kita encrypt dengan kode-kode tertentu agar tidak sembarangan orang bisa melihat apalagi mengambil isinya. Jika memang diperlukan kita akan menyembunyikan brankas tersebut dibalik lukisan di dinding, atau menyimpannya dibalik lantai tepat dibawah tempat tidur kita. Amankah? Sudah pasti aman. Kenapa sampai harus sebegitunya? Karena semua orang tahu, emas itu adalah sesuatu yang berharga. Untuk memyimpannya klita memerlukan privasi yang benar-benar terjaga dari jangkauan orang.
Seandainya suatu hari kita akan bepergian jauh, apa yang akan kita lakukan untuk menjaga brankas tersebut? Sudah pasti kita akan mengunci rapat kamar kita, baik itu pintu maupun jendela. Itu saja tidak cukup, maka pasti kita akan mengunci rapat semua jendela dirumah, bahkan mungkin lalatpun tidak bisa masuk :p
Setelah semua jendela didalam rumah terkunci rapat, tidak mungkin kita akan membiarkan pintu rumah tanpa terkunci. Pintu depan, samping, belakang, semuanya akan kita kunci. Benar?
Setelah semua pintu terkunci, tidak mungkin juga rasanya kita meninggalkan garasi kita tanpa terkunci. Maka seharusnya, kitapun mengunci garasi sebelum bepergian jauh. Kemanan semakin terjamin seketat-ketatnya, karena di perumahan tempat tinggal kita ada satpam yang selalu berjaga siang dan malam.

Dari ilustrasi ini, berapa lapis keamanan yang kita buat untuk melindungi brankas berisi emas batangan tersebut? Aman sekali bukan? Dengan begitu kita dapat bepergian jauh selama mungkin tanpa memikirkan akan ada pencuri yang menemukan brankas kita.
Nyaman nggak sih?
Tidak tahu menurut anda bagaimana, tapi menurut saya itu tidak nyaman. Karena setelah saya memakai pakaian dikamar sebelum bersiap pergi, saya harus mengunci semua jendela dan pintu. Memang tidak lama, hanya diperlukan waktu beberapa detik atau paling lama 3 menit untuk mengunci semua jendela dan pintu dirumah. Tapi tetap ada waktu saya yang tersita karena melakukannya. Kenapa tidak saya tinggalkan saja semuanya karena saya tidak rela meluangkan waktu sekian detik atau sekian menit. Belum lagi kalau kuncinya hilang saya harus mencarinya dulu. Cukup repot.
Bisa saja kita meninggalkan semuanya tanpa terkunci, hanya tertutup begitu saja tapi masih sangat memungkinkan orang akan masuk dan berkeliaran diseluruh isi rumah, dan terdapat kemungkinan yang cukup untuk ditemukannya brankas tersebut.

Ilustrasi tersebut sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sebuah sistem, apapun itu. Sistem yang memiliki aturan yang ditegakkan demi menjaga privasi milik kita.
Dalam jaringan yang luas seperti internet, pada hakikatnya tidak ada yang benar-benar aman 100%. Bahkan sistem yang sangat aman sekalipun masih berkemungkinan untuk ditembus dengan beberapa cara, apalagi sistem yang tidak aman? Yang hanya memprioritaskan Kenyamanan yang memanjakan?
Kita akan rela mengunci rapat semua pintu dan jendela rumah sebelum bepergian jauh tanpa memikirkan kenyamanan karena hal itu sudah umum dilakukan oleh sebagian banyak orang untuk menjaga privasi mereka. Jadi semua itu terasa Biasa saja, karena akan rugi jika kita kehilangan isi brankas tadi. Jika untuk brankas tadi saja kita mau membiasakan diri mengamankannya sebelum bepergian jauh, kenapa pada sistem kita harus berpandangan manja? Berpikir dengan skeptik kalau itu sesuatu yang rumit dan sangat mengganggu pikiran kita. Jika pikiran kita cukup terbuka dan cara pandang kita cukup luas, harusnya kita merasa beruntung ketika sebuah sistem mempunyai keamanan yang mumpuni untuk melindungi privasi kita. Jika privasi kita tercemar dan bocor, sudah pasti kita akan complain, atau setidaknya kita akan mengeluhkan "kenapa sistem ini tidak bisa melindungi privasi saya?". Seperti yang saya tulis diatas, tidak ada keamanan yang 100% aman.
Sistem seaman apapun jika kita teledor maka privasi kita pun tidak akan aman kan?

Akan lebih mudah dan menyenangkan sepertinya, jika kita membiasakan diri untuk lebih bijak dalam menyikapi keamanan dan kenyamanan pada sebuah sistem. Karena pada dasarnya, sebuah sistempun didirikan untuk mengatur bagian-bagian dari hidup kita. Seperti salah satunya.....Privasi.

0 comments:

Post a Comment