Saturday, April 16, 2011

konsep dasar jaringan

1.1 Sistem Komunikasi
Sistem Komunikasi membutuhkan medium sebagai pembawa sinyal (Carrier). Sistem Transmisi sinyal bisa berupa Kabel, GEM (RF),Cahaya, dll.Untuk dapat menyampaikan data Sistem Komunikasi juga membutuh kan aturan (Rule/Protocol).
Sistem Komunikasi sendiri adalah sebuah sistem kompleks yang dibangun dari: Medium Transmisi, Carrier, dan Protokol.
1.2 Protokol Komunikasi
Protokol Komunikasi (Communication Protocol) adalah satu set aturan yang dibuat untuk mengontrol pertukaran data antar node (misalkan komputer) termasuk proses inisialisasi, verifikasi, cara berkomunikasi, dan cara memutuskan komunikasi.

1.3 Apa itu Jaringan Komputer
Jaringan Komputer (Komputer Network) dapat diartikan sebagai dua atau lebih komputer yang dihubungkan dengan menggunakan sebuah sistem komunikasi.
1.4 Jaringan Komputer dan Komunikasi Data
Perbedaan mendasar dari Jaringan Komputer dan Komunikasi Data adalah: Komunikasi data lebih cenderung pada keandalan dan efisiensi transfer sejumlah bit-bit dari satu titik ke tujuannya .Jaringan Komputer menggunakan teknik komunikasi data namun lebih mementingkan arti dari tiap bit dalam proses pengiriman hingga diterima di tujuannya.
2. Jaringan Komputer
2.1 Perlunya Jaringan Komputer
Pada awalnya komputer didefinisikan sebagai sistem yang terdiri dari Perangkat Keras dan Perangkat Lunak, dimana manusia sebagai Brainware-nya. Namun  saat ini, sebuah sistem komputer didefinisikan sebagai Perangkat Keras,  Perangkat Lunak dan Jaringan serta manusia tetap berdiri sebagai si pengelola  yang membangun sistem, memberikan perintah dan menjaganya. Anda akan  merasakan sejauh mana tingkat kebutuhan anda terhadap jaringan komputer,  butuh, perlu, penting (karena anda adalah pengambil keputusan).
2.2 Latar Belakang dan Sejarah
Sejarah Jaringan Komputer Global/Dunia dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA)  memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya  menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik.  Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling  berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu  untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah, sehingga langsung menjadi  populer. Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer  ARPANET mulai dikembangkan meluas ke luar Amerika Serikat. Komputer  University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar  Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua  orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah  gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran International  Network. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.  Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris  berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di  Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di  ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott,  Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama  USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan  meluncurkan telpon televisi pertama, di mana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link. Karena komputer yang membentuk jaringan  semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang  diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control  Protocol atau TCP dan IP yang kini kita kenal semua. Sementara itu di Eropa  muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang  menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark  dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup  USENET. Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka  pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan  DNS. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000  komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan  melonjak 10 kali lipat menjadi 10.000 lebih. Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari  Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC. Setahun kemudian,  jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam  setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee  menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu  komputer dengan komputer lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah  yang disebut www, atau World Wide Web. Tahun 1992, komputer yang  saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di  tahun yang sama muncul istilah surfing (menjelajah). Tahun 1994, situs² dunia  maya telah tumbuh menjadi 3.000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya  virtual-shopping atau e-retail muncul di situs. Dunia langsung berubah. Di tahun  yang sama Yahoo! Didirikan, yang juga sekaligus tahun kelahiran Netscape  Navigator 1.0.
2.3 Internet
Anda sudah baca sedikit cerita tentang jaringan komputer hingga terbentuknya  sebuah komunitas maya. Namun pegetahuan dasar tentang protocol dan network  belum anda temukan hingga bagian ini. Pada bagian berikut saya akan coba  menjelaskan bagaimana sebuah jaringan komputer lokal/Local Area Network  (LAN) bisa terhubung ke suatu situs.
3. Jaringan Komputer dan Internet
3.1 TCP/IP
Transmission Control Protocol dan IP pertama digunakan pada 1 January 1983.  TCP/IP menggantikan protokol yang digunakan oleh ARPANET sebelumnya  seperti Network Control Protocol (NCP). TCP berfungsi sebagai pengontrol alur  data (Flow Control) dan menghandle pengiriman packet, termasuk bila terjadi  kerusakan (Recovery from Lost Packets). Sementara IP digunakan sebagai pengalamatan dan meneruskan packet data ketujuan (Addressing and Forwarding  of Individual Packets). IP terdiri dari 32 bit, dimana 8 bit pertama menandakan  sebuah network dan 24 bit berikutnya sebagai pengalamatan untuk host dalam  sebuah network. Dalam pengembangannya TCP/IP berjalan pada sistem operasi  berbasis UNIX termasuk BSD. Kunci keberhasilan ini adalah sharing informasi  antara ARPANET dan komunitas di suatu situs. Berbagai protokol lain yang kita  pakai sekarang seperti User Datagram Protocol (UDP), Adddress Resolution  Protocol (ARP), Routing Information Protocol (RIP) dan sebagainya adalah buah  karya information sharing sebagai fungsi utamaInternet.
TCP/IP Layer
TCP/IP terdiri dari 4 lapisan (layer), berupa sekumpulan protokol yang bertingkat. Lapisan lapisan tersebut adalah:
Lapisan Hubungan Antarmuka Jaringan, Bertanggung jawab untuk mengirim dan  menerima data dari media fisik. Lapisan_Internet, Bertanggung jawab dalam   proses pengiriman ke alamat yang tepat (IP, ARP, dan ICMP). Lapisan  Transportasi, Bertangung jawab dalam mengadakan komunikasi antar host. Lapisan Aplikasi, Tempat aplikasi-aplikasi yang menggunakan TCP/IP stack berada.
Network Interface Layer
Selain Ethernet, Serial Line_Internet_Protocol (SLIP), dan Point to Point Protocol (PPP) dengan perangkat yang sudah sangat sering kita lihat, dalam jaringan  TCP/IP ada 3 komponen fisik yang membentuk LAN dan memungkinkan  hubungan antar LAN, yaitu:
1. Repeater, berfungsi untuk menerima sinyal dan meneruskannya kembali dengan kekuatan yang sama pada saat sinyal diterima.
2. Bridge, berfungsi sebagai penghubung antar segmen LAN yang satu dengan segmen lainnya, kelebuhannya adalah lebih fleksibel dan lebih cerdas dibanding repeater. Karena bridge mampu menghubungkan jaringan yang menggunakan metode transmisi yang berbeda. Selain itu bridge juga mampu melakukan filtering frame.
3. Router, perangkat ini mampu melewatkan packet IP antar jaringan yang memiliki banyak jalur diantara keduanya. Router juga diimplementasikan untuk menguhungkan sejumlah LAN dan trafik dari masing-masing LAN terisolasi dengan baik. beberapa LAN yang dihubungkan dengan router dianggap sebagai subnetwork yang berbeda. dan kelebihan lainnya adalah router mirip dengan bridge yang mampu menghubungkan LAN dengan metode transmisi yang berbeda.Internet_Layer
Sifat dalam melakukan pengiriman data yang dilakukan IP dikenal sebagai unreliable, connectionless, dan datagram delivery service. Dua hal yang menarik  adalah unreliable (ketidakandalan dalam menyampaikan data) hal ini dikarenakan IP hanya akan melakukan hal yang terbaik dalam proses penyampaian data untuk sampai ke host tujuan (best effort delivery service). Hal ini dipilih agar paket yang dikirim tetap sampai walaupun salah satu jalur ke host tujuan tersebut mengalami masalah.
Transport Layer
Dua protokol yang bekerja pada layer ini adalah TCP dan UDP. TCP memberikan service connection oriented, reliable, dan byte stream service. Penjelasan untuk service tersebut lebih kurang demikian; sebelum melakukan pertukaran data setiap aplikasi yang menggunakan TCP diwajibkan untuk membentuk hubungan (handshake), kemudian dalam proses pertukaran data TCP mengimplementasikan proses deteksi kesalahan paket dan retransmisi, dan semua proses ini termasuk pengiriman paket data ketujuan dilakukan secara berurutan.
3.2 Routing
Route yang berarti jalur adalah sebuah bagian yang tak dapat dipisahkan untuk kita berhubungan dengan network lain bahkan dengan_internet. Setiap host didalam jaringan akan membutuhkan routing untuk berhubungan. Contoh  sederhana sebagai analogi adalah bila anda akan berjalan keluar dari rumah A  dengan tujuan rumah B anda harus melewati sebuah pintu keluar (routing default rumah A) kemudian berjalan misalkan melewati jalan AB (routing network A-B)  hingga anda akan menemukan rumah B dan bertemu dengan si B. Demikian pula  halnya dalam sebuah jaringan komputer untuk menuju Internet. Perangkat yang  melakukan routing dan berfungsi sebagai jalan menuju network lainnya akan di  sebut router. Dalam implementasinya di LAN dan Internet dikenal 2 jenis routing,  yaitu:
Routing Langsung (direct routing) dimana setiap packet akan langsung dikirimkan ketujuannya karena remote host biasanya masih berada dalam network /subnetwork dengan local host.Routing Tidak Langsung (indirect routing) biasa ditemukan dalam network yang memiliki beberapa subnetwork atau koneksi antar network di internet.
Routing langsung akan terjadi bila hostA1 berkomunikasi denganhostB1 atau sebaliknya, termasuk komunikasi dari tiap host di network1 terhadap router1, sedangkan routing tidak langsung terjadi apa bilahostA2 berhubungan dengan hostA1 atau hostB1 demikian pula sebaliknya. router1 dan router2 memiliki routing table untuk memungkinkan hal diatas terjadi. dan routing default dari host di masing-masing network akan diarahkan pada router yang terdapat pada network tersebut. Pertemuan antara satu router dengan router lainnya kita kenal dengan sebutan hop. Proses routing sendiri memiliki beberapa protokol yang digunakan diantaranya adalah Routing Informastion Protocol (RIP).
3.3 Subnet (Net Mask)
Netmask terdiri dari 32 bit juga yang akan mendefinisikan jumlah host dalam sebuah network. Contoh mudah yang kita ambil adalah LAN di kelas C biasanya akan menggunakan nilai Subnet: 255.255.255.0
Network: 192.168.0.0
Range IP: 192.168.0.1 – 192.168.0.254
Subnet: 255.255.255.0
Broadcast: 192.168.0.255
3.4 Domain Name System
Pada 1984, Paul Mockapetris memperkenalkan sistem database terdistribusi yang dikenal dengan DNS. Dua puluh tahun lalu saat perkembangan internet mulai terlihat timbul masalah baru untuk dapat menghubungi sebuah host sebagai tujuan, karena format IP yang berupa angka cukup sulit untuk diingat. Walaupun sebelumnya sebuah teknik yang menggunakan file HOSTS.TXT sebagai data
dari nama komputer (hostname) telah ada. namun hal ini tidak fleksible dimana ketika jumlah hosts di internet sudah melebihi angka 1000. Format penamaan  host di internet dibuat memiliki hirarki, yang skemanya membentuk tree. Dimana setiap node memiliki sebuah tree subnode. node yang berlabel dikenal dengan nama domain. Domain sendiri bisa berupa hostname, subdomain, atau top level domain. Domain teratas dinamakan Root Domain, yang dituliskan dengan titik (” .” ) atau dapat juga dihilangkan. but the root can be named by a null domain name (” ” in this memo)…;(Mockapetris, RFC 882, Domain Names – Concept and Facilities) Contoh penggunaan dan penjelasan domain adalah sebagai berikut:
hemaviton.webdevelopment.teras.net.id
-null domain name setelah id merupakan Root Domain.
-id merupakan country code Top Level Domain (ccTLD).
-net merupakan Second Level Domain Names (SLDs).
-teras merupakan Third Level Domain (atau domain teras.net.id)
-webdevelopment merupakan Fourth Level Domain (atau subdomain dari teras.net.id)
-hemaviton merupakan hostname dari LAN di webdevelopment.teras.net.id
Penulisan lengkap mulai dari root domain hingga hostname dikenal dengan Fully Qualified Domain Name (FQDN). Sementara
sekumpulan node dibawah root domain disebut dengan Top Level Domain, dimana ada 3 jenis top level domain yaitu, TLD generik,
TLD Negara, dan TLD arpa.
4. Referensi Online
  • http://www.isoc.org/internet/history/
  • http://www.ietf.org/rfc/
  • http://www.w3.org/People/Berners-Lee/
  • http://www.kumpu.org/jto/
  • http://www.softexsolutions.com/~crc/webdev/internethistory/people/paulMockapetris.htm
  • http://www.linuxdoc.org/HOWTO/
  • http://www.linuxdoc.org/HOWTO/mini/
  • http://troyda.sas.muohio.edu/623/L1-12/L1-12.html
  • http://www.ssuet.edu.pk/taimoor/athar/ce-5101/introduction/tsld001.htm
  • http://uw7doc.sco.com/SM_nsm/subnet.htm
  • http://www.nv.cc.va.us/home/kmorneau/tcp-ip/routing/

0 comments:

Post a Comment